Jumat, 29 Maret 2013

Majalah Antik Java Critic Th 1 no 2 November 1948








Majalah Antik Java Critic Th 1 no 2 November 1948 Tebal : 48 halaman
Tanggal terbit : 10 November 1948
Pemimpin Oemoem : Njoo Cheong Seng
Alamat Red : O Tamarindelaan 42 Batavia C
Penerbit : NV Hoakiao Batavia
Kondisi majalah : ada kerusakan pada sampulnya. Harga Rp 50.000,- belum termasuk ongkos kirim 

Dir Hoofred : Kwee Kek Beng

Kwee Kek Beng adalah pendiri dan Pemimpin Redaksi Sin Po. Ketika pertama kali terbit (1821), koran Sin Po menggunakan bahasa Mandarin dan mulai menggunakan bahasa Melayu sejak 1910. Sin Po terbit sejak jaman Hindia Belanda hingga tahun 1965. Pertama kali ter bit di Jakarta sebagai mingguan  pada bulan Oktober 1910. Tahun 1912 Sin Po berubah menjadi surat kabar harian. WR. Supratman yang menggubah lagu kebangsaan Indonesia adalah wartawan Sin Po.

Sin Po yang menerbitkan syair lagu Indonesia Raya, walaupun dilarang Belanda. Harap diketahui bahwa lagu  Indonesia Raya diperdengarkan pada saat Kongres Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 hanya instrumental saja, karena syairnya oleh Belanda  tidak boleh dinyanyikan.

Sebelum syair lagu Indonesia Raya dimuat di Sin Po, WR. Supratman bertanya kepada Kwee Kek Beng : "Bila syair lagu ini dicetak di Pin Po, Belanda pasti marah. apakah anda berani ?" Mendengar pertanyaan itu Kwee Kek Beng bahkan mencetak Sin Po 5000 eksemplar,  lebih banyak dari biasanya. Sebagian diberikan kepada WE. Supratman agar dibagi-bagikan kepada teman-teman pemudanya.

Sin Po berhenti terbit saat Jepang menduduki Indonesia pada tahun 1942, dan baru terbit kembali pada tahun 1946.

 Pada tahun 1958 ada peraturan dari pemerintah Indonesia agar mengubah nama-nama yang berbau asing. Tahun 1958 Sin Po tamat riwayatnya karena berganti nama menjadi Pantja Warta. Tahun 1962 Pantja Warta berganti nama menjadi Warta Bhakti.

Riwayat Sin Po akhirnya TAMAT pada tahun 1965, ketika di Indonesia meletus pemberontakan yang disebut Gerakan 30 September.

Pada majalah Java Critic ini ada artikel yang memuat foto-foto gedung yang dirusak masa pada saat itu, di Tasikmalaja, Soempioeh, Gombong, Tjilatjap, Boemiajoe Tegal. Termasuk 851 orang Tionghoa di Gombong yang diculik.


Kamis, 28 Maret 2013

Majalah Putera Puteri Agustus 1962


Majalah Putera Puteri Agustus 1962
Kondisi : TIDAK LENGKAP halaman ada yang hilang.
 Harga : 15.000,-

Ukuran majalah : 29 x 22 cm
Penerbit : PT. Interpress
Alamat Redaksi : Jl. Raden Saleh no, 54 Djakarta

Majalah Putera Puteri Nopember 1962



Majalah Putera Puteri Nopember 1962
Tebal 22 halaman
Ukuran majalah : 29 x 22 cm
Penerbit : PT. Interpress
Alamat Redaksi : Jl. Raden Saleh no, 54 Djakarta
Harga : Rp 20.000,-

Setiap majalah Putera Puteri terbit selalu mencantumkan sebuah pernyataan pada sampul bagian dalam, disebelah bawah daftar isi majalah itu. Pernyataan itu sbb :

Kepala Inspeksi Kebudayaan Dept. P.P. dan K. Djawa Tengah menjatakan dalam suratnja tanggal 11 Djuni 1960 no. 282/DU/60 bahwa madjalah Putera Puteri merupakan salah satu madjalah anak-anak jang sehat. Dalam pengertian pendidikan dan bahasanja, djuga mengutamakan segi-segi paedogogis,sesuai dengan semangat dan program pendidikan Nasional jang luhur - mulia.

Majalah Aktuil No 47 Th III 1969





Majalah Aktuil No 47 Th III 1969
Kondisi : Kertas putih sekali.
Kondisi isi : TIDAK UTUH (halaman 24 - 36 hilang. Kemungkinan Poster yang hilang)
Tebal : 58 halaman
Harga Diskon : Rp 25.000,-
Wajah depan : Agnes Sanger.
Isi Aktuil nomor 58 ini :
Matinja Seorang Djutawan Dunia Musik Pop : Mick Taylor, Penyelamat R. Stones dari ejekan sebagai batu-batu nisan.
Tjinta tidak ada rumusnya, namun tjinta Tanty adalah Enteng.
Tjerpen : Temui Aku Dengan Tjinta.
Dekadensi Moral Dikalangan muda-mudi adalah tjermin ketidak mampuan orang tua.
Komik : Ami
Musik : Kolintang, Kesenian Rakjat Minahasa.
Terry Sylvester Hollies, Menjadi Harapan New Hollies
Netty Jusuf, Dewi Amornja Bunjamin ?
Ivy Ling Po, Meteor Dari Hongkong.
Aktuils Test : Apakah Anda Seorang Playmate ?
Harmony Grass Menolak Disinonimkan Sebagai Beach Boys Inggris.
The Steps, Sukses Jang Diawali Penderitaan & Pengorbanan.

Majalah Aktuil No 30 Th II 1969




Majalah Aktuil No 30 Th II 1969
KONDISI : TIDAK UTUH halaman 23 - 38 hilang
(Kemungkinan yang hilang adalah Poster)
Harga Diskon : Rp 25.000,-

Aktuil nomor 30 tahun 1969 ini memuat tulisan berjudul :
Pil Pahit Ditelan Band Boys The Peels Di Singapura
Cover Electric Lady Land, Porno atau Karya Artistik ?
Gokart Race
Musik Pop, Media Jang Telah Melahirkan Kreatifitas, Hasil Seni, dan Revolusi.
Group Gun ... Race With The Devil.
The PROS Bukan Milik Pribadi Susan Tolani.
Aktuilando Asuhan 23761 : Jazz Di Indonesia.
Berapa Dan Untuk Apa Django Mengeluarkan Uangnja ?
Porno Di Denmark
Radja Blue Beat Paduan Jazz & Musik Hindia Barat : Johnny Nash.
Tjerpen oleh Jang di Anomimkan : Tjinta 5 Truk.
The Marmalade : Pemenang Obladi Oblada Race.
Penghias Kulit Belakang : Rhadows Menggandeng Beach Girls


Majalah Aktuil No 28 Th II 1969

Majalah Aktuil No 28 Th II 1969
Tebal : 42 halaman
Harga Rp 35.000,-

Wajah depan Aktuil nomor 28 ini adalah Paula Rumokoy. Sampul belakang bergambar grup band BUANA SUARA dan Gambar Tanti Yosepha pada bagian dalam belakang.
Tulisan yang dimuat kali ini berjudul :
Musik dan Text Book, jawaban atas dua surat dan tulisan Saini KM.
Masalah kenakalan anak-anak, suatu tinjauan sosial paedagogis.
Linda Warni, dengan Drum dan Senyuman.
Tjerpen : Keinginan Terachir oleh Deddy Mulyadi
Aktuil Test : Bagaimana perasaan pria jang berada dekat anda ?
Tjiptaan Seni Authentik.
Cheng Pei Pei : Puteri Silat & Drama Dari Shaw Brothers
Wawantjara Dengan Eddy Chaniago.
Waldjinah, Ratu Krontjong Langgam Djawa
Otje & Elly Simphoni Anging Mamiri
Apa Latar Belakang Pentjulikan Anita Harris ?
Penghias Kulit Belakang : Buana Suara 69
Mod Squad

Majalah Aktuil No 27 Th II 1969


Majalah Aktuil No 27 Th II 1969
Tebal : 42 halaman
Harga : Rp 35.000,-

Aktuil nomor 27 ini memuat tulisan Saini KM berjudul : Satu Kepekaan, Beragam Pernyataan.
Tokoh dari Stone Hill : Shorty Robin
Dari Padjak Ke Dunia Musik, artikel tentang band The Patas (Kependekan dari Padjak Djakarta).
Muntjul Berkembang dan Hilangnya Suatu Mode.
Spooky Tooth, Paduan Cream & Stones.
Kontes Imitasi Tak Punya Harga Diri Oleh Remy Sylado. Komik dan Humor.

Aktuil No 26 TH II 1969


Majalah Aktuil No 26 TH II 1969
Tebal : 43 halaman
Harga Rp 35.000,-

Aktuil no 26 ini memuat Surat Titi Qadarsih Dari Singapura
Motinggo Boesye dan Aktuil
Wajah Depan Susan Tolani, Ratu Tawon The Pros
Tjerpen Remy Sylado berjudul Linda
Aktuil Test : Apakah Gadis-Gadis Menyukai Karakter Anda ?
Meity Segret Penyanyi Soul Ibu Kota
Memperbandingkan Bintang Film Dengan Pengarang Adalah Dungu - Sebuah antikritik atas artikel anggota DPRGR Saini KM oleh Remy Sylado
Revolution Beatles, Apple Proyek Kemanusiaan Dan Komersial.
Band Monalisa, Berganti Bingkai Namun Senyumnya Tetap Abadi.
Artikel mengenai Moody Blues

Majalah Aktuil no 22 Th II/ 1968



Majalah Aktuil no 22 ThII/1968
Tebal : 54 halaman
Poster : Jimmy Hendrik dan Vivi Sumanti
Harga : Rp 20.000,-
 ( Harga Diskon  karena halaman 19 - 38 hilang)

Sampul depan : Nancy Sinatra dan Tom Jones.
Sampul belakang : Louis Amstrong.
Dalam Aktuil ini ada ucapan Selamat Tahun Baru 1969 kepada para pembaca. Ini berarti Aktuil terbit pada akhir tahun 1968, kira-kira bulan Desember.
Aktuil kali ini memuat foto dan artikel tentang Dara Puspita di Brussel.
Tentang Telmaria si Kecil Penuh Harapan,
Benarkah Wanita Machluk Alam Jang Tjantik ?
Aktuil Top 15 Selama Nopember 1968
Surat Ernie Djohan Dari Nederland.
Andy Williams Biduan Tetap Segar, Suaranya serasa Ice Cream di Padang Pasir
Dara-Dara Asli Canyawati
Tjinta Oh Tjinta Lain Dulu Lain Sekarang
Festival Musik Di Rio
Tjatatan Tentang Seorang Penggubah Lagu
S ....SS ....SSS....Sylva !
Tjerpen : Aku Hampir Gila !
Siao Fang Fang Pendekar Wanita Hongkong
 

Kamis, 14 Maret 2013

Majalah Ta Hsueh Tsa Chih no. 5 Sept/Okt 1953


Majalah Ta Hsueh Tsa Chih no. 5 Sept/Okt 1953
Alamat Redaksi : Jl. Tikukur 1 Bandung
Alamat Tata Usaha : Taman Tjitarum 11 A Bandung
Tebal : 56 halaman
Harga : Rp 40.000,-

 Majalah Ta HsuehTsa Chih no. 5 ini terbit pada bulan Sept/Okt 1953, bersamaan dengan dibubarkannya perkumpulan mahasiswa Tionghoa : Ta Hsueh Hsueh Seng Hui. Maka pada halaman 5 dapat kita jumpai  satu artikel Redaksi yang berjudul : Kata Perpisahan. Redaksi mengundurkan diri pula seiring dengan pembubaran perkumpulah mahasiswa Tionghoa TSSSH tersebut.

Pada halaman 3 ada Tajuk Rentjana dari Redaksi yang berjudul Penghargaan,  Disini ditulis pendapat-pendapat yang nasionalis, yaitu himbauan kepada mahasiswa Tionghoa agar : mempunyai tanggung jawab penuh kepada negara yang belum lama dipilih menjadi tanah airnya.
Bahwa dengan hanya sedikit memiliki rasa nasionalis itu akan membuat mahasiswa menjadi nihilis, menambah egoisme dan oppertunisme.
Bahwa soalnya tidak selesai menjadi warga negara saja, akan tetapi sesudahnya formaliteit ini,  memberi isi kepada  kewarga negaraan ini.

Pada halaman 7 ada karangan yanhg berjudul : Pendirian Ta Hsueh Hsueh Sheng Hui terhadap karangan : Penyakit Minoritis Masih Menghinggapi dunia Mahasiswa Turunan Tionghoa.

Pada halaman 11 ada karangan berjudul : Ta Hsueh Hsueh Sheng Hui Dijalan Persimpangan.
Pada halaman 21 ada karangan berjudul : Universitit Negeri Gadjah Mada.
Pada halaman 33 ada tulisan berjudul : Jajasan Penunjang Peladjar-Peladjar Tionghoa.
Pada halaman 39 ada tulisan berjudul : Usaha Menjokong Mahasiswa Kita.
Paha halaman 49 ada tulisan berjudul : Bahan-Bahan Untuk Kongres.
Masih ada tambahan 4 halaman lagi yang memuat dafrar nama pengurus Perhimpunan Mahasiswa Ta Hsueh Hsueh Sheng Hui, dan Redaktur Majalah T Hsueh Tsa Chih


SUDAH TERJUAL

Rabu, 13 Maret 2013

Aktuil no 14 Th II 1968


Aktuil no 14 Th II 1968
Tebal : 54 halaman
Harga : Rp 35.000,-

Foto dan artikel dalam Aktuil no 14 : Gito Rollies, Nancy Kwan, Doug McClure, band The singers, band The Love Affair, Donovan, Trio Parsito,

Aktuil no 11 Tahun II 1968

Aktuil no 11 Tahun II 1968
Tebal : 54 halaman
Harga : Rp 35.000,-
Foto dan artikel dalam Aktuil no. 11 :  The Traffic dari Inggris,  The Tielman Brothers,  Marianne Faithfull, Dara Puspita, The Grassroots, dan Koes Bersaudara

TERJUAL

Majalah Aktuil No. 13 Tahun II 1968


Majalah Aktuil No. 13 Th. II 1968
Tebal : 46 halaman
Harga : Rp 35.000,-
Foto dan artikel dalam Aktuil no 13 :  John Lennon, band Bee Gees, band Dara Shinta, band Jefferson Airplane, Mat Monro, Esther & Abi Ofarim, Franco Nero, Keith West, Christine Kaufman, Sandy Posey, Gene Pitney, dan Claudia Cardinale
TERJUAL

Majalah Aktuil No. 9 TH II 1968


Majalah Aktuil No. 9 TH II 1968
Tebal : 50 halaman
Harga : Rp 50.000,-

Dalam majalah ini dapat kita jumpai artikel dan atau foto : Tony Kuswojo, band The Peels, Inge, band Dara Monalisa,  band Buana Suara, band Juwitinas, Anita, Bocacio 70, band Tremeloes, Frank Sinatra, Sony & Cher, dan Franco Nero
TERJUAL

Majalah Aktuil No 2 Th I 1967


Majalah Aktuil No 2 Th I 1967
Tebal : 34 halaman
Harga : Rp 35.000,-
Foto-foto dalam nomor ini : Aida Mustafa, Ida Rojani, Christina, Hermans Hermite, Rosa Lesmana, Nenny Triana, Arumba Putri,Tety Kadi, Mila Karmila, Anna Mathovani, Keiko tekeuchi, Beatle, Dara Puspita, Titik Puspa, Ernie Djohan, Elvis Presley dan Sayuri Yoshinaga
DIPESAN

Minggu, 10 Maret 2013

Nippon times Weekly Vol XIV no 10 March 11, 1943

Majalah : Nippon times Weekly Vol XIV no 10 March 11, 1943 Jumlah halaman : 32 ditambah 8 halaman iklan Harga Rp 50.000,-
DIPESAN

Pantjawarna Tahon II No. 13 October 1949

Majalah : Pantjawarna Tahon II No. 13 October 1949 - Boelanan Oemoem Bergambar.
Tebal 40 halaman
Ukuran : Lebar
 Kertas : halus
Cetakan jelas
Isi :
- Engeland Djadi Lagi Pelopor
- Sebabnja ikan wersoet tidak disukai orang
- Doea seniwati kerontjong : Titing djoeara Indonesia 1938 dan Tjhung Koei Nio, djoeara Banjoemas 1945
- Talk

- Dongengan Doornroosje dibawah piso satoe tabib
- Reclassering
- Sedjarah perang doenia II : Tjamba, salah satoe benteng pertahanan Blanda jang koeat di Indonesia dalem Perang Pacifik.
- Seni Loekis dalem masjarakat sekarang
- Hari kematian keseratoes dari Frederic Chopin ; 17 October 1849 - 1949 ; Romanticus sedjati, seniman muziek besar, Nationalist berdjiwa.
- Cambridge
- Melantjong ka Makassar dan Bali
- Siapa mengoeasai doenia ? Iboe berkedoedoekan penting di dalem masjarakat.
- Chao Lao - ta'i ta'i
- Recept Koewe-koewe
- Voetbal
- Kampioenschap doenia voetbal dalem olympiade
- Malaria
- Ada satoe styl film persoonlijk, Hamlet, Boomerang dan Citizen Kane
- Cerpen : satoe Oedjian oleh Gold flake
- Film : Johnny Belinda
- Sandiwara : Baron soebroto
- Pendidikan : Tentang Soeara, lagoe soeara dan romanisatie Koeoh Joe
- Kartun : Put On
- Meliat keloear djendela : Kekoerangan-kekoerangan dalem onderwijs pertengahan Tionghoa

Harga : Rp 50.000,-
Pada tahun 1948 Jakarta masih disebut sebagai : Batavia Stad. Majalah Pantjawarna terbit pertama kali pada bulan October 1948 sebagai gantinya majalah Sin Po yang berhenti terbit pada masa itu karena Jepang masuk Indonesia.

Sabtu, 09 Maret 2013

Majalah Sin Po Speciaal Nummer 930 atau 830 Tanggal 23 Januari 1941







Majalah Sin Po Speciaal Nummer 930 atau 830 23 Januari 1941
Jumlah halaman : 268 halaman
Tebal hampir 2 cm
Harga : Rp 200.000,-

Pada sampul depan majalah Sinpo edisi 23 Januari 1941 tertulis nomornya 930, namun pada bagian dalam majalah, tertulis nomornya 830. Majalah Sinpo ini terbit tanpa nomor halaman, tanpa penjelasan daftar redaktur, tanpa alamat redaksi dll.
Banyak sekali Iklan dan foto-foto indah kiriman para pembaca. Bagian belakang ada suplemen berbahasa belanda sebanyak : 64 halaman.

Halaman paling depan berisi sebuah cerita berjudul : Poetra Fortuna karya Pek Djit alias Sunnyside.Tjeritanya belum tamat dan akan disambung. Sesudah itu setelah membalik-balik beberapa halaman yang penuh iklan bagus-bagus sampailah kita ke halaman bergambar kartun Put On. Disusul oleh sebuah cerpen berjudul Sintjhia jang membawa kaberoentoengan.
Sesudah itu muncul artikel tentang Dewi Kwan Yin, dihiasi dengan gambar-gambar yang bagus. Kemudian artikel tentang Gak Hoei, Patriot Jang tida beroentoeng. Selanjutnya ada tulisan tentang Dieng Plateu dan Goenoeng Merapi.
Kemudian artikel berjudul : Oetjap-oetjap orang tionghoa jang mengandoeng dongengan dan tjerita-tjerita jang menarik. Selanjutnya tulisan tentang Girl Guide dari Bali, dihiasi foto-foto gadis bertelanjang dada. Selanjutnya ada artikel berjudul : Oepatjara perajahan Sintjhia.`
- Fons amal tiongkok tiga taon satengah
-Tjara bagimana orang tida oesa saban-saban betoelken ia poenja make up
-Sintjhia jang membawa kaberoentoengan
- Kwan Yin
- Koewe Tjina
- Rempa-rempa
-Vader Lui Ming Yuan
-Gak Hui, Patriot jang tida beroentoeng
- Orang ShantungAer Soetji
- Ka Idjen Plateu dan Goenoeng Merapi
- Oetjap-oetjapan tionghoa jang mengandoeng dongengan dan tjerita-tjerita menarik
- Ka poentjak Ping An San
- Girl Goeide Di bali
- Angka-angka jang bersobat
- Joeurnalist Tionghoa pranakan jang pertama kali poelang Tiongkok
- Oepatjara perajahan Sintjhia
- Sedikit tentang pengidoepannja Rockefeller
- Apa sebab dinasti Ming pake itoe nama Ming ?
-- Lelutjon-lelutjon Tionghoa
-  Pengaroe boelan dan matahari atas doenia
- Bikin anak-anak makan lebih banjak sajoeran
- Raja-raja jang sederhana
- Omong-omong soeal wajang poerwa
- Kaloe soeda memang djodo
-Njanjian serba satenga
- Voeol toea jang perkenalken satoe musicus
- Kiauw Eng dapet alias Giok Lian
- Iboe-Iboe Tionghoa

Riwayat atau Sejarah Majalah Sin Po :
Sin Po didirikan pada bulan Oktober tahun 1910.
Pada tanggal 1 April 1912 Sin Po berubah menjadi harian.
Pada bulan April 1923 muncul Weekblad Sin Po.

Weekblad Sin Po Bulan November 1928 memuat lagu Indonesia Raya hasil karya Wage Rudolf Supratman. WR Supratman waktu itu bekerja sebagai wartawan di Sin Po.

Weekblad Sin Po no 91 tanggal 27 Desember 1924 memuat karya Multatuli : Saidjah dan Adinda dalam bahasa melayu. Cerita Saidjah dan Adinda ini dimuat secara bersambung dalam Sin Po selanjutnya hingga tamat.
DIPESAN
-

Star Weekly No. 684 Tgl 7 Pebruari 1959 Tahun ke 14


Majalah antik Star Weekly nomor 684
Tanggal 7 Pebruari 1959.
Diterbitkan oleh P.T. Perseroan dagang & Percetakan Keng Po - Djakarta
Pemimpin redaksi : Mr. Auwjong Peng Koen
Tebal : 80 halaman
Nomor Istimewa
Kondisi baik sekali.
Harga Rp 75.000,-

Isi majalah ini adalah :
- Eropah djasirah Asia ?
- Masalah makanan di Indonesia
- Buruh dan sintjhia
- Spionase dan kontra spionase
- Lo Ban Teng, malaikat berwajah putih dari Siauw Lim Ho Yang Pay, kisah benar.
- Peristiwa Di Loteng Ketiga
- Warganegara Amerika Keturunan Djepang
- Michelangelo memalsu untuk merintis djalan ke kemasjhuran.
- Merat dari kamp tawanan djepang, kisah benar.
- Haus
- Ngo Tai Kie Hiap
- Baba kasir, menantu ideaal djaman dahulu
- Goethe dan kesusasteraan timur
- Asal usul orang indian

Pantjawarna Nomor Sintjhia 133 Pebruari 1958


Pantjawarna Nomor Sintjhia 133 Pebruari 1958
Tebal : 120 halaman
Harga : Rp 100.000,-

Isi nomor ini : "Negara" dimana lidah saudara akan menari (A. Karim DP), Perkembangan seni lukis Lee Man Fong, Perkawinan dan Kenegaraan, Pasar malam djaman dahulu, Berlin, sorga penyelundup dan spekulan, Gina, sophia dan Spagheti, Apakah nilai-nilai masjarakat ? Pesta Tjap Go Meh, Anasir alam dalam film, Paris dalam kenangan, Sintjhia di alam Indonesia merdeka. Kenangan sintjhia dinegara Sakura, Hua Mu Lan (Nio Joe Lan), Penjembelihan besar-besaran orang Tionghoa (Tan Kian An), Anak-anak buta bersepak bola, Bahasa Betawi bikin sakit perut, Perkawinan Djakarta Asli, Kulit saudara berwarna ? Finlandia negara danau dan telaga, Logika Mars kontra logika Venus, Kisah asmara Charles Dickens, Perkembangan tourisme di Indonesia.
Tjerita-Tjerita Pendek
Sembahjang Tahun Baru
Sintjhia dan saldju, Harimauku, Angpao Tahun Baru, Wahyuningrat, Mentjari hidup .....
Dongeng tradisionil : Malaikat Harta dan Malaikat Pintu, Dongengan Dewi Welas Asih,
Ruang-Ruang lain : Renungan dimalam sintjhia, Put On bikin djas baru, Rahasia dapur Kadipolo, Sajembara Detektip, Pengasah Otak, Istimewa nomor 68, Pantja Beda Istimewa no. 12, Put On pulang pay tjhia, Poey sie Giok, Pantja Muda, Sajembara gambar anak-anak. 


,

Star Weekly 16 Agustus 1958 no 659


Majalah Star Weekly 16 Agustus 1958 no. 659
Nomor istimewa untuk menyambut hari proklamasi
Tebal : 64 halaman
Kondisi : baik sekali
Harga : Rp 75.000,-

Isi majalah ini antara lain : Renungan 17 Agustus (Moh. Hatta), Biografi Djenderal Soedirman (Tan Hway Kien), Politik Luar Negeri Kita Semendjak proklamasi (M), Kenang-kenangan pada masa revolusi (Pramoedya Ananta Toer), Masih ada tempatkah untuk WNI keturunan Tionghoa ?(Oei), Hudjan debu maut di samudera Pasifik (Dr. Ralph), Revolusi dan Kemerdekaan (Wiratmo Sukito),  Tjerita Silat : Kim Tjoa Kiam (OKT), Tiga panglima perang, WR. Supratman pentjipta lagu kebangsaan kita (wartawan SW), Kalau sudah sampai ke bulan, bagaimana kembalinya ke bumi ?(Drs. The Pik Sin), Perangko-perangko yang dipakai dimasa revolusi (Prof. Dr. H.T. Liem), Sorga bagi burung-burung (Thoeng Kim Tjoei), Hitler dimasa muda, Kemadjuan-kemadjuan kita dalam dunia olahraga (TLT), Taman anak-anak, sie Djin Koei, Bagaimana Peron dapat merebut kekuasaan diktatordan bagaimana dia djatuh (pembantu SW), Tjerita pendek : Iman kuli DPU (Azari Djufri Ali), Revolusi-revolusi dalam zaman modern (The Tjeng Sioe), Tjerita Detektif : Drama Ditepi Danau (W.T. Brannon), Selosin Tahun sesudah Tangerang (A)


DIPESAN